Marriage is more about maturity. The maturity to face all life problems (after married), interpret and solve everything with the wise thought and solutions. Maybe it seems too serious. We can even say everything will be done by time. Whatever... But at least, now we can spend our bachelorette age to plan and prepare our future well, right? Yes. Everything starts today.
Jumat, 26 Mei 2017
A Little Simple Note about Marriage
Marriage is more about maturity. The maturity to face all life problems (after married), interpret and solve everything with the wise thought and solutions. Maybe it seems too serious. We can even say everything will be done by time. Whatever... But at least, now we can spend our bachelorette age to plan and prepare our future well, right? Yes. Everything starts today.
Jumat, 21 April 2017
La Cita (12.2.c)
"Jangan mengeluhkan hal-hal buruk yang datang dalam hidupmu. Tuhan tidak pernah memberikannya, kaulah yang membiarkannya datang"
- R.A. Kartini -
Minggu, 09 April 2017
Sajak Biduan
![]() |
| Pixabay |
Menghibur jiwa-jiwa yang hampa
Dengan lantunan suara emasnya
Tak peduli latar belakang pemirsanya
Tampil memukau bak bintang ternama
Tak peduli dikata orang sekitarnya
Hanya profesionalitas yang ada di benaknya
Tampil ceria dengan kembangan senyumnya
Tak sedikitpun lelah terpancar darinya
Sekalipun durasi melebihi kapasitasnya
Mengadu nasib dalam tarikan nada
Mencari rizki-Nya bermodal talenta
Demi seamplop uang
Syukur-syukur juga popularitas
Berharap naik kelas pada waktunya
Menjadi biduan yang lebih punya nama
Mahsyur dikenal kalangan segala usia
Bergelimang harta dan pemuja
Serta ketenaran yang tak terhingga
Sampai kelak di masa tuanya
Written by: Ali-Aliyonk
Selasa, 28 Maret 2017
Sosok...
Dua setengah tahun telah berlalu
Setengah jalan telah kau lewati
Amanat besar 'tuk menjalankan ikhtiar
Dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat
Konsistensimu tak pernah mati
Impresi populis berpadu upaya tak bertepi
Lanjutkan perjuangan para pendiri negeri
Mewujudkan peradaban yang madani
Ketidaksempurnaanmu,
adalah bukti humanismu
Tapi komitmenmu
Adalah pemantik harapan baru
Harapan lebih dari dua ratus juta jiwa
Yang telah merdeka tujuh dasawarsa lamanya
Namun masih belum jua
Menyesap nikmatnya keadilan sosial
Setengah jalan kini telah kau lewati
Rongrongan setan-setan penjajah
Masih saja menghantui
Namun ingatlah,
Kita ada karena Tuhan merestui
Dan kau ada karena kami percaya
Jadilah engkau Amir kami yang mumpuni
Penghulu negeri yang arif mengayomi
Tegas menghadapi musuh-musuh kami
Lembut semaikan kemajuan negeri
Demi kemakmuran dan keadilan yang hakiki
Jakarta, 28 Maret 2017
Written by: Ali-Aliyonk
Jumat, 27 Januari 2017
La Cita (12.2.b)
"Everyone is genius. But if you judge a fish on its ability to climb a tree, it will live its whole life believing it's stupid."
- Albert Einstein -
Selasa, 24 Januari 2017
Lagu "Seberapa Jauh Ku Melangkah" (Indonesian version of "How Far I'll Go", OST Moana)
![]() |
| Source: https://www.flickr.com/ |
Telah lama kutatap tepian air
Sejak dari dahulu tanpa tahu mengapa
Andai ku bisa jadi sempurna
Ku telah mencoba tapi selalu kembali lagi
Setiap tindakan setiap langkahku
Setiap jalanku semua kembali
Ke tempat yang ku tuju
Walau ku rindu
Horizon seakan memanggil diriku
Tak ada yang tahu seberapa jauh
Jika angin laut membawaku berlayar
Nanti ku sadar
Entahlah seberapa jauh ku melangkah
Ku tahu semua di pulau ini
Nampak begitu bahagia seperti yang diharapkan
Aku tahu semuanya sudah punya peran masing-masing
Biarlah ku dengan peranku
Bangga memimpin membuat kita kuat
Ku bisa saja ikut yang ada
Tapi suara hatiku berkata lain
Apa yang salah?
Lihat cahaya di laut itu menyilaukan
Tak ada yang tahu kuat sinarnya
Dan bagaikan memanggil namaku temukanku
Biar ku tahu apa disana ku lewatikah
Horizon seakan memanggil diriku
Tak ada yang tahu seberapa jauh
Jika angin laut membawaku berlayar
Seberapa jauh ku melangkah...
Sung by: Maudy Ayunda
Minggu, 22 Januari 2017
Sedikit Masukan untuk Sepakbola Indonesia
".... Bagi saya, lebih baik dua atau tiga pemain diberi kesempatan bermain di satu klub luar negeri dan itu kita lakukan ke beberapa klub ketimbang mengirim satu tim tetap bersama-sama seperti Primavera."
- Kurniawan Dwi Yulianto -
Postingan Terbaru
Surat untuk sang Waktu
Dear waktu, Ijinkan aku 'tuk memutar kembali rodamu Rengekan intuisi tak henti-hentinya menagihiku Menagihku akan hutang kepada diriku d...



