Selasa, 01 Juli 2014

Balada sang Peterpan


SANG PETERPAN


Aku Peterpan
Berlari kencang, melompat terbang
Jauh mengangkasa
Lalu menukik, terjun ke dalam telaga
Dan keluar melesat bagai anak panah

Perkenalkan diri saya,
Pengembara dari Pulau Neverland
Berkelana di semesta realita
Mencari peruntungan, meraih impian

Aku adalah mimpi

Layaknya jiwa-jiwa
Yang meneroka asa dalam sepi,
Sendiri merangkai idealita

Dan aku adalah nyata

Layaknya jiwa-jiwa
Bersimbah peluh mengukir asa
Demi sekuntum cita-cita

Dan aku tak boleh berhenti
Karena hidup penuh teka-teki
Tiga perkara, sarat misteri
Mendekatkan diri adalah kunci

Aku bukan sosok sempurna

Tergolong lamban kala melangkah
Namun siap melesat tatkala panas
Dan bila kau dapati aku ada,
Itu kehendak Yang Kuasa...

Aku bukan orang yang mengerti

Tentang seni membangun rasa
Menyatukan dua hati
Dalam satu ikatan jiwa

Karena yang aku tahu

Ada semacam obsesi
Dimana hati mendadak labil
Kadang terasa manis sekali
Tapi akhirnya, berujung perih sekali
Sungguh perih

Mengapa demikian?

Karena aku belum mampu
Belum mampu menjangkaunya
Pertumbuhanku
Masih belum mencapainya

Tiada yang salah denganku

Sekali lagi, hanya pemimpi
Yang mengembara di dunia fana
Berpegang peta petunjuk Ilahi

Selanjutnya, apa yang akan terjadi?

Aku Peterpan
Ku 'kan terus berlari, bermain
Lalu terbang sebebasnya
Tanpa hiraukan segala cibir
Karena aku, adalah Peterpan...



Written by : Ali Aliyonk


2 komentar:

Postingan Terbaru

Surat untuk sang Waktu

Dear waktu, Ijinkan aku 'tuk memutar kembali rodamu Rengekan intuisi tak henti-hentinya menagihiku Menagihku akan hutang kepada diriku d...